Header Ads

Ketika Kompetisi Mengentaskan Ekonomi Umat Lebih Sengit: Kisah Umat Mart, 212 Mart, Surya Mart dan Z-Mart

lihat program JBMI (baca)
BATAK ISLAM ONLINE -- Dua konsep pengentasan ekonomi umat kembali muncul beberapa bulan terakhir.

Pertama adalah Z Mart yang dipromosikan oleh BAdan Amil Zakat Nasional yang yang kedua adalah Umat Mart yang digagas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Kedua konsep ini diyakini sudah berjalan. Perbedaanya Z Mart menyasar pengusaha kecil kaum dhuafa, sementara Umat Mart menjadikan pesantren sebagai target.

Z-Mart hampir mirip dengan konsep DayaMart yang digagas DompetDhuafa.

DayaMart digagas DompetDhuafa (baca)


Z-Mart, gagasan BAZNAS, direncanakan akan mempunyai ratusan cabang. (baca)


Sementara Umat Mart yang disebut oleh media akan bersaing head to head dengan 212 Mart (baca) yang sudah membuka cabang di seluruh Indonesia.


Padahal, HIPMI jelas telah mengatakan bahwa target mereka adalah pesantren. Sementara 212 Mart mempunyai keunikan karena mempunyai ciri komunitas dan memiliki target jangka pendek, menengah dan panjang yang jelas.

Surya Mart digagas Muhammadiyah (baca)


Bila dilihat dari segmentasinya kompetitor paling pas untuk Umat Mart adalah Surya Mart yang digagas oleh Muhammadiyah atau NU Mart yang digagas NU.

NU Mart rancangan PCNU Sleman (baca)

NU Mart rancangan PCNU Lubuk Linggau (baca)

Bazaar Mart digagas oleh LPNU Jatim (baca)
Ansor Mart rancangan GP Ansor
Leu Mart Tanara (baca)


Lihat video rancangan NU:



Sementara itu ormas Islam seperti Jamiyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) juga mempunyai program menciptakan 10 ribu pengusaha muda Batak Muslim di seluruh Indonesia.

Namun, belum dibuat konsep bagaimana mewujudkannya dan pengusaha dalam bentuk apa. Namun kuat dugaan, pasar swalayan juga merupakan sektor yang diincar. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.