Header Ads

Ketika Samsung Ingin Saingi Kecerdasan Buatan DeepMind Punya Google

ilustrasi
BATAK ISLAM ONLINE -- Raksasa teknologi asal negeri Gingseng, Samsung, mengumumkan akan membuka pusat penelitian Artificial Intellegence (AI) di Cambridge, Inggris, sebagaimana dilansir laman Thenextweb pada Selasa, 22 Mei 2018.

Pusat penelitian AI ini adalah kelima yang dimiliki oleh Samsung di luar Korea dan Amerika. Pusat penelitian AI Samsung di Cambridge akan dipimpin oleh seorang akademisi Inggris bernama Andrew Blake. Blake merupakan seorang kepala laboratorium di pusat penelitian Cambridge dan mantan direktur Alan Turing Institute.

Inggris memiliki silsilah yang baik dalam hal teknologi AI. Selain melahirkan ahli dari perguruan tingginya, Inggris juga merupakan rumah bagi beberapa perusahaan AI seperti Swiftkey milik Microsoft dan DeepMind milik Google.


"Pengumuman ini akan menciptakan pekerjaan dengan bayaran tinggi, keterampilan tinggi dan strategi industri modern. Kami akan mendorong investasi lebih lanjut di seluruh negeri," ujar Perdana Menteri Inggris Theresa May dalam keterangan pers-nya.

Ini, kata May, merupakan suatu kehormatan bagi Inggris sebagai pemimpin dunia dalam teknologi AI. Menurut May, pusat penelitian tersebut akan memiliki manfaat bagi seorang yang memiliki bakat di dunia AI dan meningkatkan kecakapan akademisi di Cambridge.

Samsung bertujuan untuk memiliki teknologi AI pada semua perangkat pintar pada 2020. Asisten cerdas Bixby adalah salah satu contoh teknologi AI dari Samsung. Namun, laman BBC melaporkan bahwa Bixby memiliki profil lebih rendah dari Apple Siri atau Asisten Google. (sumber)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.